Kamis, 04 Juni 2015

# KEUTAMAAN SHALAT SUNAH #

 
Dari Ummu Habibah –istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam-, Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« مَنْ صَلَّى اثْنَتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِى يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِىَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ  
“Barangsiapa mengerjakan shalat sunnah dalam sehari-semalam sebanyak 12 raka’at, maka karena sebab amalan tersebut, ia akan dibangun sebuah rumah di surga.” 
Coba kita lihat, bagaimana keadaan para periwayat hadits ini ketika mendengar hadits tersebut. Di antara periwayat hadits di atas adalah An Nu’man bin Salim, ‘Amr bin Aws, ‘Ambasah bin Abi Sufyan dan Ummu Habibah –istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam- yang mendengar dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam secara langsung. 
Ummu Habibah mengatakan, Aku tidak pernah meninggalkan shalat sunnah dua belas raka’at dalam sehari sejak aku mendengar hadits tersebut langsung dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. ” 
‘Ambasah mengatakan,“Aku tidak pernah meninggalkan shalat sunnah dua belas raka’at dalam sehari sejak aku mendengar hadits tersebut dari Ummu Habibah.” 
‘Amr bin Aws mengatakan,“Aku tidak pernah meninggalkan shalat sunnah dua belas raka’at dalam sehari sejak aku mendengar hadits tersebut dari ‘Ambasah.” 
An Nu’man bin Salim mengatakan,“Aku tidak pernah meninggalkan shalat sunnah dua belas raka’at dalam sehari sejak aku mendengar hadits tersebut dari ‘Amr bin Aws.”[5] 
Yang dimaksudkan dengan shalat sunnah dua belas raka’at dalam sehari dijelaskan dalam riwayat At Tirmidzi, dari ‘Aisyah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ ثَابَرَ عَلَى ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنَ السُّنَّةِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ 
“Barangsiapa merutinkan shalat sunnah dua belas raka’at dalam sehari, maka Allah akan membangunkan bagi dia sebuah rumah di surga. Dua belas raka’at tersebut adalah empat raka’at sebelum zhuhur, dua raka’at sesudah zhuhur, dua raka’at sesudah maghrib, dua raka’at sesudah ‘Isya, dan dua raka’at sebelum shubuh.”
Hadits di atas menunjukkan dianjurkannya merutinkan shalat sunnah rawatib sebanyak 12 raka’at setiap harinya.
Dua belas raka’at rawatib yang dianjurkan untuk dijaga adalah: [1] empat raka’at sebelum Zhuhur, [2] dua raka’at sesudah Zhuhur, [3] dua raka’at sesudah Maghrib, [4] dua raka’at sesudah ‘Isya’, [5] dua raka’at sebelum Shubuh. 
Shalat Qobliyah Shubuh Jangan Sampai Ditinggalkan 
Shalat sunnah qobliyah shubuh atau shalat sunnah fajr memiliki keutamaan sangat luar biasa. Di antaranya disebutkan dalam hadits ‘Aisyah,
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا 
“Dua raka’at sunnah fajar (qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.”[9] 
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat bersemangat melakukan shalat ini, sampai-sampai ketika safar pun beliau terus merutinkannya. 
‘Aisyah mengatakan,
لَمْ يَكُنِ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - عَلَى شَىْءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَىِ الْفَجْرِ 
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah memiliki perhatian yang luar biasa untuk shalat sunnah selain shalat sunnah fajar.”

Lalu apa hukum shalat sunnah setelah subuh, sebelum jumat, setelah ashar, sebelum maghrib, dan sebelum isya?

Jawab: Adapun dua rakaat sebelum maghrib dan sebelum isya, maka dia tetap disunnahkan dengan dalil umum:

Dari Abdullah bin Mughaffal Al Muzani dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلَاةٌ قَالَهَا ثَلَاثًا قَالَ فِي الثَّالِثَةِ لِمَنْ شَاءَ “Di antara setiap dua adzan (azan dan iqamah) itu ada shalat (sunnah).” Beliau mengulanginya hingga tiga kali. Dan pada kali yang ketiga beliau bersabda, “Bagi siapa saja yang mau mengerjakannya.” (HR. Al-Bukhari no. 588 dan Muslim no. 1384)

Namun memang ini masuk pada khilafiyah, sebagian para Muhaddits tak mengelompokkannya sebagai shalat rawatib, karena Rasul saw tak selalu melakukannya, dan banyak para sahabat sepeninggal Rasul saw tak melakukannya, ini menunjukkan bahwa hal itu bukan hal yg selalu dilakukan oleh Rasul saw, (Fathul Baari Almasyhur Juz 3 hal 59)

Adapun setelah subuh dan ashar, maka tidak ada shalat sunnah rawatib saat itu. Bahkan terlarang untuk shalat sunnah mutlak pada waktu itu, karena kedua waktu itu termasuk dari lima waktu terlarang. Dari Ibnu ‘Abbas dia berkata:

شَهِدَ عِنْدِي رِجَالٌ مَرْضِيُّونَ وَأَرْضَاهُمْ عِنْدِي عُمَرُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصُّبْحِ حَتَّى تَشْرُقَ الشَّمْسُ وَبَعْدَ الْعَصْرِ حَتَّى تَغْرُبَ “Orang-orang yang diridlai mempersaksikan kepadaku dan di antara mereka yang paling aku ridhai adalah ‘Umar, (mereka semua mengatakan) bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melarang shalat setelah Shubuh hingga matahari terbit, dan setelah ‘Ashar sampai matahari terbenam.” (HR. Al-Bukhari no. 547 dan Muslim no. 1367)

owh iya, jangan lupa juga untuk melakukan sholat sunnah tahiyatul Masjid sebelum duduk ketika masuk ke dalam Masjid, mushola, langgar.

Dari Abu Qatadah, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Apabila salah seorang dari kalian masuk masjid, janganlah duduk sehingga shalat dua raka’at.” (HR. Jama’ah Ahli Hadits)

 Dari Ummu Habibah, beliau mengatakan bahwa beliau mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Barangsiapa menjaga shalat 4 rakaat sebelum zhuhur dan 4 rakaat sesudahnya, maka Allah mengharamkan neraka baginya.(HR. Tirmidzi no. 428 dan Ibnu Majah no. 1160


KEUTAMAAN EMPAT RAKAAT SEBELUM ASHAR
Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi rahimahullah (pernah jadi Mufti KSA bagian selatan) berkata dengan sanad yang bersambung sampai kepada Imam Asy-Syaukani rahimahullah dalam Nailul Authar, beliau berkata :
ﻋَﻦِ ﺍﺑْﻦِ ﻋُﻤَﺮَ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻨْﻬُﻤَﺎ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲَّ e ﻗَﺎﻝَ ((:ﺭَﺣِﻢَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍﻣْﺮَﺃً ﺻَﻠَّﻰ
ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟﻌَﺼْﺮِ ﺃَﺭْﺑَﻌﺎً )). ﺭَﻭَﺍﻩُ ﺃَﺣْﻤَﺪُ ﻭَﺃَﺑُﻮْ ﺩَﺍﻭُﺩَ ﻭَﺍﻟﺘِّﺮْﻣِﺬِﻱُ
"Dari ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : 'Allah merahmati orang yang shalat empat rakaat sebelum Ashar”.
(HR. Ahmad, Abu Daud dan At-Tirmidzi)
Asy-Syaukani berkata : “Hadits ini dihasankan oleh At-Tirmidzi dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban dan Ibnu Khuzaimah.
Asy-Syaukani berkata : “Dalam hal ini terdapat hadits dari Ali radhiyallahu ‘anhu riwayat Ahlus-Sunan (Abu Daud, At-Tirmidzi, An-Nasa'i, dan Ibnu Majah) dengan lafazh :
(( ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲُّ e ﻳُﺼَﻠِّﻲ ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟﻌَﺼْﺮِ ﺃَﺭْﺑَﻊَ ﺭَﻛَﻌَﺎﺕٍ ﻳَﻔْﺼِﻞُ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻦَّ ﺑِﺎﻟﺘَّﺴْﻠِﻴْﻢِ ­ )).
Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam shalat empat rakaat sebelum Ashar dengan memisahkan diantaranya dengan salam (yaitu dua rakaat lalu salam, kemudian dua rakat
lalu salam).
At-Tirmidzi, An-Nasa'i dan Ibnu Majah menambahkan :
(( ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻤَﻼَﺋِﻜَﺔِ ﺍﻟﻤُﻘَﺮَّﺑِﻴْﻦَ ﻭَﻣَﻦْ ﺗَﺒِﻌَﻬُﻢْ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻤُﺴْﻠِﻤِﻴْﻦَ ﻭَﺍﻟﻤُﺆْﻣِﻨِﻴْﻦ((َ .
Atas para malaikat yang didekatkan dan orang-orang yang mengikuti mereka dari kaum mukminin dan mislimin.
Dan Asy-Syaukani menyebutkan riwayat lain yang semakna dengan hadits ini, yaitu dari Ali pada riwayat Ath-Thabarani di dalam Al-Ausath, dan dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash pada riwayat Ath-Thabarani di dalam Al-Kabir dan Al-Ausath secara marfu’ dengan lafazh :
(( ﻣَﻦْ ﺻَﻠَّﻰ ﺃَﺭْﺑَﻊَ ﺭَﻛَﻌَﺎﺕٍ ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟﻌَﺼْﺮِ ﻟَﻢْ ﺗَﻤَﺴَّﻪُ ﺍﻟﻨَّﺎﺭُ)).
“Barangsiapa shalat empat rakaat sebelum Ashar, tidak akan disentuh oleh Neraka”.
Dan dari Abu Hurairah pada riwayat Abu Nu’aim, dia berkata : Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam bersabda :
(( ﻣَﻦْ ﺻَﻠَّﻰ ﺃَﺭْﺑَﻊَ ﺭَﻛَﻌَﺎﺕٍ ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟﻌَﺼْﺮِ ﻏَﻔَﺮَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻟَـﻪُ)).
“Barangsiapa shalat empat rakaat sebelum Ashar, maka Allah mengampuninya”.
Dan dari Ummu Habibah riwayat Abu Ya’la dengan lafazh :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
(( ﻣَﻦْ ﺣَﺎﻓَﻆَ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﺭْﺑَﻊِ ﺭَﻛَﻌَﺎﺕٍ ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟﻌَﺼْﺮِ ﺑَﻨَﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻟَـﻪُ ﺑَﻴْﺘﺎً ﻓِﻲ ﺍﻟﺠَﻨَّﺔِ)).
“Barangsiapa menjaga shalat empat rakaat sebelum Ashar, Allah bangunkan untuknya rumah di surga”.
Dan dari Ummu Salamah pada riwayat Ath-Thabarani di dalam Al-Kabir dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda :
(( ﻣَﻦْ ﺻَﻠَّﻰ ﺃَﺭْﺑَﻊَ ﺭَﻛَﻌَﺎﺕٍ ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟﻌَﺼْﺮِ ﺣَﺮَّﻡَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺑَﺪَﻧَﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ)).
“Barangsiapa shalat empat rakaat sebelum Ashar, Allah haramkan badannya dari neraka”.
Asy-Syaukani berkata : “Hadits-hadits tersebut menunjukkan mustahabnya shalat empat rakaat sebelum ashar, doa rahmat dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bagi yang mengerjakannya dan pengharaman badannya dari neraka bagi yang berlomba-lomba mengerjakannya”.
Syaikh An-Najmi berkata : "Sesungguhnya
secara keseluruhan hadits-hadits ini menunjukkan kandungannya yang shahih. Maka seyogyanya seorang muslim memanfaatkan berbagai kesempatan yang terdapat keutamaan padanya dan tidak menyia-nyiakannya.

Rabu, 03 Juni 2015

~* RAHASIA CALON PENGHUNI SURGA*~


Bismilah, Alhamdulillah. Allahumma sholli'ala Sayyidina Muhammad..

Salah satu amalan yang harus diamalkan umat Islam adalah menjauhi sifat iri hati, dengki dan hasad. Menjauhi sifat-sifat yang bagaikan virus itu, merupakan bagian dari sikap yang harus dilakukan umat Islam. Sebab hal itu bukan saja merugikan bagi yang menjadi sasaran dengki dan hasad, tetapi juga merugikan diri orang itu sendiri.
Ada kisah tentang tingkah laku seorang sahabat sahabat yang oleh Nabi Muhammad saw dijamin bakal menjadi penghuni surga yang kekal. Kisahnya demikian.
Rasulullah SAW. pada suatu ketika duduk bersama sahabat. Saat itu lewatlah sahabat lain. Sahabat itu tidak menonjol, biasa saja,. Tetapi kepada para sahabat yang lain, Nabi berkata tentang sahabat yang satu ini. “Dia adalah seorang lelaki calon penghuni surga,” kata beliau sambil menunjuk lelaki itu.
Mendengar itu, Abdullah bin Umar menjadi penasaran. Ia berupaya mengetahui rahasia kehidupan orang yang dipastikan oleh Nabi sebagai penghuni surga itu. “Apa amalan lelaki Anshar ini, dan apa pula kelebihannhya,” kata Abdulah dalam hati.
Untuk menyelidiki orang tersebut, Abdullah bin Umar pun meminta diperbolehkan tinggal selama beberapa hari di rumah sahabat yang dikatakan Nabi calon penghuni surga itu. “Jika tidak keberatan, aku ingin tinggal bersamamu untuk beberapa hari saja,” katanya. “Ada apa dengan kamu?”
“Aku baru saja bertengkar dengan ayahku. Dan aku bersumpah tidak ingin bertemu dengannya selam tiga hari ini,” kata Abdullah berbohong. “Boleh, silahkan kapan saja dan berapa lama pun bisa,” kata sahabat itu dengan ramah.
Selama tiga hari itu, diamatinya tingkah laku dan tindak tanduk sahabat itu dalam kehidupan sehari-harinya. Namun, setelah beberapa hari tinggal beberapa hari di rumah sahabat itu, Abdullah tidak menyaksikan kelebihan amalan atas sahabat itu. Ia menyaksikan kehidupan bakal penghuni surga itu biasa-biasa saja, amalan shalatnya pun biasa-biasa saja.
Saat hendak pamit, Abdullah terpaksa “membuka kartu” dan bertanya kepada tuan rumah bakal penghuni surga itu. “Saudaraku, sebenarnya aku tidak apa-apa dengan ayahku,” kata Abdullah. “Lalu ada apa kau tidur di rumahku?” tanya lelaki Anshar itu. “Beberapa hari yang lalu, ketika kami sedang berkumpul dengan Nabi di masjid, beliau mengatakan bahwa sebentar lagi akan ada orang Anshar calon penghuni surga masuk ke masjid itu. Dan laki-laki Anshar yang disebut-sebut Rasulullah itu adalah kamu.”
“Ah, benarkah begitu?” kata lelaki Anshar itu merendahkan diri. “Benar, Nabi berkata begitu. Cuma kini kami ingin tahu, apa sebenarnya amalan tuan sehingga Rasulullah memastikan tuan akan masuk surga?” tanya Abdullah.
“Oh, jadi selama ini kamu menyelidiki aku ya?”
“Ya,” katanya terus terang.
“Tak ada amalan khusus yang aku amalkan. Beginillah kehidupan saya sehari-hari sebagaimana yang anda saksikan sendiri beberapa hari di sini.” Kata sahabat Anshar itu. Mendengar jawaban itu, Abdullah semakin penasaran. “Tetapi masih ada sesuatu yang anda rahasiakan kepadaku.”
Pada akhirnya orang bakal penghuni surga itu juga ikut ”membuka kartu” dan mengungkapkan apa adanya. “Sesungguhnya yang aku amalkan dari ajaran Nabi adalah biasa saja. Aku berusaha sekuat tenaga tidak akan melakukan perbuatan yang merugikan sesama kaum Muslimin. Aku berusaha selalu berusaha membersihkan hatiku dengan tidak pernah memiliki sifat iri hati serta menaruh rasa dengki dan hasad kepada orang lain sepanjang hidupku. Apalagi hasad terhadap kenikmatan yang diterima orang lain.
“Hanya itu?” tanya Abdullah. “Ya,” jawabnya.
Mendengar pengakuan jujur lelaki itu, Abdullah bin Umar semakin takjub mendengarnya. Secara lahiriah, amalan lelaki Anshar itu tak terlalu istimewa. Tetapi secara rohaniah, amalan itu sungguh luar biasa. Bukankah memang banyak orang yang mampu menunaikan shalat tetapi tak mampu menjaga hatinya dari rasa iri, dengki, hasad dan prasangka buruk kepada orang lain.
“Subhanallah, rupanya inilah amalan utama yang telah menjadikan dirimu mendapat kemuliaan di surga,” kata Abdullah di dalam hati sambil berpamitan meninggalkan rumah lelaki itu.
Begitulah rahasia yang ditemukan Abdullah bin Umar pada sahabat itu, sehingga ia mendapat jaminan Rasulullah SAW akan menjadi penghuni surga. Kuncinya tidak iri hati, hasad, dan dengki kepada orang lain.
Amalan shalat sebanyak apapun tidak akan berguna jika di dalam hati orang itu masih terdapat sifat dengki dan iri hati. Orang yang terpuji di sisi Allah adalah orang yang menjalankan shalat dengan ikhlas dan menjauhi sifat dengki dan hasad seperti sahabat itu.

Kamis, 07 Mei 2015

MUROTAL AL QURAN

  


Download Murottal Syaikh Saad Al Ghamidi



Sura Number Sura Name Listen Download
1 Surat Al-Fatiha Stream( mp3 ) Download( mp3 )
2 Surat Al-Baqara Stream( mp3 ) Download( mp3 )
3 Surat Aal-E-Imran Stream( mp3 ) Download( mp3 )
4 Surat An-Nisa Stream( mp3 ) Download( mp3 )
5 Surat Al-Maeda Stream( mp3 ) Download( mp3 )
6 Surat Al-Anaam Stream( mp3 ) Download( mp3 )
7 Surat Al-Araf Stream( mp3 ) Download( mp3 )
8 Surat Al-Anfal Stream( mp3 ) Download( mp3 )
9 Surat At-Tawba Stream( mp3 ) Download( mp3 )
10 Surat Yunus Stream( mp3 ) Download( mp3 )
11 Surat Hud Stream( mp3 ) Download( mp3 )
12 Surat Yusuf Stream( mp3 ) Download( mp3 )
13 Surat Ar-Rad Stream( mp3 ) Download( mp3 )
14 Surat Ibrahim Stream( mp3 ) Download( mp3 )
15 Surat Al-Hijr Stream( mp3 ) Download( mp3 )
16 Surat An-Nahl Stream( mp3 ) Download( mp3 )
17 Surat Al-Isra Stream( mp3 ) Download( mp3 )
18 Surat Al-Kahf Stream( mp3 ) Download( mp3 )
19 Surat Maryam Stream( mp3 ) Download( mp3 )
20 Surat Ta-Ha Stream( mp3 ) Download( mp3 )
21 Surat Al-Anbiya Stream( mp3 ) Download( mp3 )
22 Surat Al-Hajj Stream( mp3 ) Download( mp3 )
23 Surat Al-Mumenoon Stream( mp3 ) Download( mp3 )
24 Surat An-Noor Stream( mp3 ) Download( mp3 )
25 Surat Al-Furqan Stream( mp3 ) Download( mp3 )
26 Surat Ash-Shuara Stream( mp3 ) Download( mp3 )
27 Surat An-Naml Stream( mp3 ) Download( mp3 )
28 Surat Al-Qasas Stream( mp3 ) Download( mp3 )
29 Surat Al-Ankaboot Stream( mp3 ) Download( mp3 )
30 Surat Ar-Room Stream( mp3 ) Download( mp3 )
31 Surat Luqman Stream( mp3 ) Download( mp3 )
32 Surat As-Sajda Stream( mp3 ) Download( mp3 )
33 Surat Al-Ahzab Stream( mp3 ) Download( mp3 )
34 Surat Saba Stream( mp3 ) Download( mp3 )
35 Surat Fatir Stream( mp3 ) Download( mp3 )
36 Surat Ya-Seen Stream( mp3 ) Download( mp3 )
37 Surat As-Saaffat Stream( mp3 ) Download( mp3 )
38 Surat Sad Stream( mp3 ) Download( mp3 )
39 Surat Az-Zumar Stream( mp3 ) Download( mp3 )
40 Surat Ghafir Stream( mp3 ) Download( mp3 )
41 Surat Fussilat Stream( mp3 ) Download( mp3 )
42 Surat Ash-Shura Stream( mp3 ) Download( mp3 )
43 Surat Az-Zukhruf Stream( mp3 ) Download( mp3 )
44 Surat Ad-Dukhan Stream( mp3 ) Download( mp3 )
45 Surat Al-Jathiya Stream( mp3 ) Download( mp3 )
46 Surat Al-Ahqaf Stream( mp3 ) Download( mp3 )
47 Surat Muhammad Stream( mp3 ) Download( mp3 )
48 Surat Al-Fath Stream( mp3 ) Download( mp3 )
49 Surat Al-Hujraat Stream( mp3 ) Download( mp3 )
50 Surat Qaf Stream( mp3 ) Download( mp3 )
51 Surat Adh-Dhariyat Stream( mp3 ) Download( mp3 )
52 Surat At-Tur Stream( mp3 ) Download( mp3 )
53 Surat An-Najm Stream( mp3 ) Download( mp3 )
54 Surat Al-Qamar Stream( mp3 ) Download( mp3 )
55 Surat Ar-Rahman Stream( mp3 ) Download( mp3 )
56 Surat Al-Waqia Stream( mp3 ) Download( mp3 )
57 Surat Al-Hadid Stream( mp3 ) Download( mp3 )
58 Surat Al-Mujadila Stream( mp3 ) Download( mp3 )
59 Surat Al-Hashr Stream( mp3 ) Download( mp3 )
60 Surat Al-Mumtahina Stream( mp3 ) Download( mp3 )
61 Surat As-Saff Stream( mp3 ) Download( mp3 )
62 Surat Al-Jumua Stream( mp3 ) Download( mp3 )
63 Surat Al-Munafiqoon Stream( mp3 ) Download( mp3 )
64 Surat At-Taghabun Stream( mp3 ) Download( mp3 )
65 Surat At-Talaq Stream( mp3 ) Download( mp3 )
66 Surat At-Tahrim Stream( mp3 ) Download( mp3 )
67 Surat Al-Mulk Stream( mp3 ) Download( mp3 )
68 Surat Al-Qalam Stream( mp3 ) Download( mp3 )
69 Surat Al-Haaqqa Stream( mp3 ) Download( mp3 )
70 Surat Al-Maarij Stream( mp3 ) Download( mp3 )
71 Surat Nooh Stream( mp3 ) Download( mp3 )
72 Surat Al-Jinn Stream( mp3 ) Download( mp3 )
73 Surat Al-Muzzammil Stream( mp3 ) Download( mp3 )
74 Surat Al-Muddaththir Stream( mp3 ) Download( mp3 )
75 Surat Al-Qiyama Stream( mp3 ) Download( mp3 )
76 Surat Al-Insan Stream( mp3 ) Download( mp3 )
77 Surat Al-Mursalat Stream( mp3 ) Download( mp3 )
78 Surat An-Naba Stream( mp3 ) Download( mp3 )
79 Surat An-Naziat Stream( mp3 ) Download( mp3 )
80 Surat Abasa Stream( mp3 ) Download( mp3 )
81 Surat At-Takwir Stream( mp3 ) Download( mp3 )
82 Surat Al-Infitar Stream( mp3 ) Download( mp3 )
83 Surat Al-Mutaffifin Stream( mp3 ) Download( mp3 )
84 Surat Al-Inshiqaq Stream( mp3 ) Download( mp3 )
85 Surat Al-Burooj Stream( mp3 ) Download( mp3 )
86 Surat At-Tariq Stream( mp3 ) Download( mp3 )
87 Surat Al-Ala Stream( mp3 ) Download( mp3 )
88 Surat Al-Ghashiya Stream( mp3 ) Download( mp3 )
89 Surat Al-Fajr Stream( mp3 ) Download( mp3 )
90 Surat Al-Balad Stream( mp3 ) Download( mp3 )
91 Surat Ash-Shams Stream( mp3 ) Download( mp3 )
92 Surat Al-Lail Stream( mp3 ) Download( mp3 )
93 Surat Ad-Dhuha Stream( mp3 ) Download( mp3 )
94 Surat Al-Inshirah Stream( mp3 ) Download( mp3 )
95 Surat At-Tin Stream( mp3 ) Download( mp3 )
96 Surat Al-Alaq Stream( mp3 ) Download( mp3 )
97 Surat Al-Qadr Stream( mp3 ) Download( mp3 )
98 Surat Al-Bayyina Stream( mp3 ) Download( mp3 )
99 Surat Az-Zalzala Stream( mp3 ) Download( mp3 )
100 Surat Al-Adiyat Stream( mp3 ) Download( mp3 )
101 Surat Al-Qaria Stream( mp3 ) Download( mp3 )
102 Surat At-Takathur Stream( mp3 ) Download( mp3 )
103 Surat Al-Asr Stream( mp3 ) Download( mp3 )
104 Surat Al-Humaza Stream( mp3 ) Download( mp3 )
105 Surat Al-Fil Stream( mp3 ) Download( mp3 )
106 Surat Quraish Stream( mp3 ) Download( mp3 )
107 Surat Al-Maun Stream( mp3 ) Download( mp3 )
108 Surat Al-Kauther Stream( mp3 ) Download( mp3 )
109 Surat Al-Kafiroon Stream( mp3 ) Download( mp3 )
110 Surat An-Nasr Stream( mp3 ) Download( mp3 )
111 Surat Al-Masadd Stream( mp3 ) Download( mp3 )
112 Surat Al-Ikhlas Stream( mp3 ) Download( mp3 )
113 Surat Al-Falaq Stream( mp3 ) Download( mp3 )
114 Surat An-Nas Stream( mp3 ) Download( mp3 )